BERPIKIR KREATIF SISWA SEKOLAH DASAR DENGAN METODE PEMBELAJARAN BRAINSTORMING

  • Fika Andini Septiani Universitas Majalengka
  • Roni Rodiyana Universitas Majalengka
Keywords: berpikir kreatif, brainstorming

Abstract

Mengangkat satu masalah; rendahnya berpikir kreatif siswa saat proses pembelajaran. Salah satu faktor penyebabnya adalah penggunaan metode yang kurang sesuai. Pendidikan formal yang saat ini cenderung terjebak hanya kepada aspek memahami dan mengingat hal ini dapat membuat potensi dan pemikiran peserta didik tidak berkembang. Berpikir kreatif merupakan cara berfikir untuk mengembangkan atau menemukan ide atau gagasan .Salah satu metode yang digunakan adalah metode Brainstorming (curah pendapat). Metode ini merupakan metode yang memberikan kebebasan kepada siswa untuk menghasilkan banyak gagasan. IPA merupakan salah satu mata pelajaran yang dapat dikemas secara efektif dan menyenangkan, pembelajaran IPA dapat mengasah berpikir kreatif siswa dengan membantu mereka dalam memecahkan masalah yang nyata yang terjadi di lingkungan sekitar. Berpikir kreatif dapat dikembangkan jika peserta didik mulai dari sekolah dasar di berikan suatu masalah yang riil dan membutuhkan pemikiran yang logis, sesuai dengan tingkat kemampuan berfikir anak sekolah dasar, yaitu tingkat berpikir konkret. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui kajian literatur dari pengaruh metode Brainstorming (curah pendapat) terhadap berfikir kreatif IPA siswa sekolah dasar.

Published
2020-11-11
How to Cite
Septiani, F. A., & Rodiyana, R. (2020). BERPIKIR KREATIF SISWA SEKOLAH DASAR DENGAN METODE PEMBELAJARAN BRAINSTORMING. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan , 2, 80-86. Retrieved from http://prosiding.unma.ac.id/index.php/semnasfkip/article/view/296