KEARIFAN LOKAL MAJALENGKA SEBAGAI MATERI AJAR MATA KULIAH SOSIOLINGUISTIK

  • Pipik Asteka Universitas Majalengka
  • Sarwiji Suwandi Universitas Sebelas Maret
  • Andayani Universitas Sebelas Maret
  • St. Y. Slamet Universitas Sebelas Maret
Keywords: kearifan lokal, Majalengka, materi ajar, mata kuliah, Sosiolinguistik

Abstract

Majalengka merupakan salahsatu kabupaten yang berada di wilayah  3 Cirebon Jawa Barat. Berbatasan dengan wilayah Cirebon yang berbahasa Jawa “Cerbonan” dan kabupaten Indramayu yang  berbahasa Jawa Indramayu, di wilayah bagian selatan kabupaten Majalengka berbatasan langsung dengan kabupaten Tasikmalaya, Garut, Ciamis yang merupakan wilayah Sunda Priangan. Letak geografis tersebut menjadikan kabupaten Majalengka memiliki beragam dialek bahasa dan juga kearifan lokal yang bervariatif. Pengaruh bahasa Sunda dan Bahasa Jawa secara signifikan menambah khazanah kearifan lokal yang ada di kabupaten Majalengka, selain itu pengaruh sejarah kebudayaan juga memiliki urgensi penting dalam perkembangan dan pemertahanan kearifan lokal di kabupaten Majalengka. Artikel ini membahas mengenai kearifan lokal yang ada di kabupaten Majalengka, perkembangan kearifan lokal dideskripsikan berdasarkan paparan dari informan utama dari masing-masing kecamatan yang dijadikan partisipan penelitian. Selain itu, dideskripsikan pula mengenai pemertahanan kearifan lokal kabupaten Majalengka dalam menghadapi arus globalisasi yang berdampak pada degradasi budaya. Salahsatu hal yang dapat dilakukan dalam pemertahanan kearifan lokal adalah mengintegrasikan kearifan lokal Majalengka sebagai materi ajar mata kuliah Sosiolinguistik.

Published
2020-11-11
How to Cite
Asteka, P., Suwandi, S., Andayani, A., & Slamet, S. Y. (2020). KEARIFAN LOKAL MAJALENGKA SEBAGAI MATERI AJAR MATA KULIAH SOSIOLINGUISTIK. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan , 2, 870-894. Retrieved from http://prosiding.unma.ac.id/index.php/semnasfkip/article/view/398