MODEL CONNECTING ORGANIZING REFLECTING EXTENDING DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR

  • Amartiwi Dwi Sampurna Universitas Majalengka
  • Roni Rodiyana Universitas Majalengka
Keywords: Model CORE, Pembelajaran IPA, Hasil Belajar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitiankajian litelatur. Penelitian ini dilatar belakangi karena proses pembelajaran IPA masih bersifat konvensional, terlihat dari proses pembelajaran yang masih sebatas teori, siswa belum terlibat aktif dalam proses pembelajaran akibatnya siswa kesulitan dalam memahami materi IPA yang pada akhirnya membuat hasil belajar IPA siswa rendah. Tujuan penulisan karya tulis ini untuk memberi gambaran pemahaman kepada pendidik agar mengembangkan proses pembelajaran IPA yang lebih inovatif salah satunya dengan penerapan model pembelajaran CORE (Connecting Organizing Reflecting Extending). Model Pembelajaran CORE adalah suatu model pembelajaran yang membuat siswa mampu membangun sendiri pengetahuannya berdasarkan pengalaman nyata dan melalui kerja sama antar siswa dalam sebuah diskusi kelompok. Model pembelajaran CORE menekankan pada empat aspek yaitu menghubungkan (Connecting), mengorganisasikan (Organizing), memikirkan kembali (Reflecting), mengembangkan (Extending). Dengan demikian dari beberapa kajian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model CORE (Connecting Organizing Reflecting Extending) maka akan tercipta pembelajaran IPA yang aktif, efektif dan bermakna sehingga dapat meningkatkan hasil belajar IPA siwa.

Published
2020-11-11
How to Cite
Sampurna, A. D., & Rodiyana, R. (2020). MODEL CONNECTING ORGANIZING REFLECTING EXTENDING DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan , 2, 122-130. Retrieved from https://prosiding.unma.ac.id/index.php/semnasfkip/article/view/308