PEMBELAJARAN SASTRA LISAN DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BAHASA

  • Ardhian Nurhadi Universitas Sebelas Maret
Keywords: sastra, lisan, audiovisual, keterampilan, bahasa

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan media yang bisa dikembangkan dalam pembelajaran sastra lisan di jenjang sekolah menengah. Sastra lisan yang digunakan sebagai objek mencakup cerita yang berkembang di daerah Gunungkidul, Yogyakarta. Secara jelas dipaparkan dalam teori fungsi sastra lisan menurut Bascom, salah satunya sebagai alat pendidikan. Pendidikan yang dimaksudkan dalam makalah ini dipaparkan dalam fokus pada keterampilan berbahasa Indonesia bagi siswa di sekolah menengah. Data-data yang ditampilkan dalam makalah ini merupakan paparan hasil wawancara mendalam dan observasi pada tokoh-tokoh masyarakat yang masih mempercayai tradisi lisan atau folklor sebagai salah satu budaya masyarakat. Selain itu, dipaparkan pula kaitan sastra lisan dengan pengembangan literasi digital di sekolah menengah. Melalui sastra lisan yang diinternalisasikan dalam literasi digital, dapat dikembangkan keterampilan berbahasa seperti menyimak, berbicara, membaca, dan juga menulis bagi para siswa. Melihat sulitnya perkembangan sastra lisan yang saat ini terdisrupsi oleh modernisasi, agaknya diperlukan media dan sarana untuk pengembangan dan pengenalan sastra lisan. Hasil pembahasan menunjukkan penggunaan media audiovisual di sekolah menengah dalam pengenalan dan pembelajaran sastra lisan antara lain podcast, video dokumenter, majalah digital, media sosial dan video animasi.

Published
2020-11-11
How to Cite
Nurhadi, A. (2020). PEMBELAJARAN SASTRA LISAN DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BAHASA. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan , 2, 548-557. Retrieved from https://prosiding.unma.ac.id/index.php/semnasfkip/article/view/363