PERAN PRAGMATIK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER KESANTUNAN BERBAHASA

  • Deden Sutrisna
Keywords: Pragmatik, tuturan, konteks, kesantunan

Abstract

Kajian ini dilatarbelakangi fenomena ketidaksantunan berbahasa berupa penyimpangan prinsip kesopanan dan fungsi kesantunan berbahasa yang banyak ditemui saat ini. Pragmatik menggunakan tuturan sebagai satuan lingual dan tuturan sangat berkaitan dengan konteks. Konteks dalam pragmatik meliputi aspek fisik dan nonfisik salah satunya hubungan antarpenutur. Misalnya dosen dan mahasiswa secara konteks tuturan akan berbeda komunikasinya jika dibandingkan tuturan antara mahasiswa dengan mahasiswa. Selain konteks, hal yang harus diperhatikan dalam tuturan adalah kelaziman dan kebiasaan berupa budaya ketidaklangsungan dan ketidakterusterangan atau lebih dikenal dengan basa-basi. Tujuan kajian ini adalah memaparkan peran mata kuliah Pragmatik dalam pembentukan karakter kesantunan berbahasa pada mahasiswa. Kajian ini bersifat gagasan konseptual dengan mencari referensi-referensi dalam keilmuan pragmatik terutama kaitannya dengan fenomena-fenomena ketidaksanatunan berbahasa yang sedang marak terjadi akhir-akhir ini. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah kajian Pustaka, yaitu dengan mencari sumber referensi dari buku, jurnal, dan sumber lainnya.

Published
2021-10-20
How to Cite
Sutrisna, D. (2021). PERAN PRAGMATIK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER KESANTUNAN BERBAHASA. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan , 3(3), 373-378. Retrieved from https://prosiding.unma.ac.id/index.php/semnasfkip/article/view/627